Telur menjadi salah satu sumber makanan bernutrisi yang terjangkau dan mudah dibeli. Selain sumber proteinnya yang tinggi, telur juga mengandung omega-3, dan berbagai vitamin penting lainnya.
Cara memasaknya pun amat mudah dan bervariasi, bisa digoreng, direbus, terserah sesuai selera. namun ternyata, cara memasak kita bisa mempengaruhi kandungan nutrisi di dalamnya.
Supaya sajian telurmu tetap sehat dan bernutrisi, intip tips memasaknya berikut ini.
1. Pilih metode memasak yang rendah kalori
Bila kamu mencoba untuk memangkas kalori, pilihlah sajian telur rebus rebus atau poached egg. Metode memasak hidangan tersebut tak akan menyebabkan tambahan lemak, membuatnya lebih rendah kalori ketimbang telur goreng, orak-arik, atau omelet.
2. Padukan dengan sayuran
Tak cuma kandungan nutrisinya yang tinggi, telur juga digunakan untuk meningkatkan asupan sayuran. Caranya, sajikan telur bersama campuran sayuran misalnya seledri, daun bawang, atau tomat. Tambahan sayuran ini akan memberikan ekstra serat dan vitamin dalam hidanganmu.
3. Goreng menggunakan minyak yang suhu panasnya stabil
Jenis minyak terbaik untuk memasak pada suhu tinggi adalah yang bisa tetap stabil dan tak mudah teroksidasi, membentuk radikal bebas.
Miasalnya, kamu bisa menggunakan minyak alpukat atau bunga matahari saat menggoreng telur. Bila menggunakan minyak zaitun extra-virgin sebaiknya masak dalam temperatur yang lebih rendah dari 210 derajat Celsius, dan masak di bawah temperatur 177 derajat Celsius kalau memakai minyak kelapa.
4. Pilih jenis telur paling bernutrisi yang bisa kamu beli
Ada beberapa faktor, termasuk metode peternakan dan pola makan ayam yang bisa mempengaruhi kualitas nutrisi pada telur. Secara umum, jenis telur yang paling sehat dihasilkan dari ayam yang diternakkan di padang rumput, atau secara organik.
Namun,bila tak bisa menemukan produk telur dengan spesifikasi tersebut, jenis telur biasa juga sudah kaya akan nutrisi.
5. Jangan terlalu lama memasaknya
Semakin lama dan semakin panas telurmu dimasak, akan semakin banyak nutrisi yang hilang. Menggunakan suhu panas yang lebih tinggi dalam waktu lama juga bisa meningkatkan kadar oksidasi kolesterol di dalamnya, terutama saat telur dimasak dengan cara digoreng. SitusJudiOnline







Komentar
Posting Komentar